Rabu, 21 Juni 2017

Makalah Komunikasi Data dan Jaringan Komputer



MAKALAH

Komunikasi Data dan Jaringan Komputer








Oleh :

PADLI
1325041017
S1 KOMPUTER
DOSEN : HENDRA JAYA, S.Pd.,M.T





JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2017


KATA PENGANTAR


            Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan limpahan karunia dan kasih sayang-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas blog untuk mata kuliah Komunikasi data dan Jaringan Komputer ini dengan baik.
Tujuan pembuatan blog ini adalah untuk memenuhi mata kuliah Komunikasi data dan Jaringan komputer pada program strata 1 (S1) fakultas teknik universitas negeri makassar.  Penulis menyadari bahwa tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak, maka pembuatan blog  ini tidak akan lancar. Maka penulis ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu dalam pembuatan blog ini.
 Penulis menyadari sepenuhnya bahwa pembuatan blog ini masih jauh dari sempurna, sehingga masih terdapat banyak kekurangan. Karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan di masa yang akan datang.
Akhir kata, penulis berharap Blog ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis dan pembaca pada umumnya.


Makassar, 21 Juni 2017




                                                                         Penulis     






DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR........................................................................................... i
DAFTAR ISI.......................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar  belakang............................................................................................. 1
B.     Rumusan Masalah........................................................................................ 2
C.    Tujuan Masalah............................................................................................ 2
BAB II PEMBAHASAN
KOMUNIKASI DATA
A.    Pengertian Komunikasi Data....................................................................... 3
B.     Komponen komunikasi data........................................................................ 4
C.    Fungsi dan tujuan komunikasi data............................................................. 5
D.    Bentuk komunikasi data.............................................................................. 7
E.     Tujuan mempelajari komunikas data............................................................ 9
F.     Keuntungan komunikasi data.................................................................... 10
G.    Faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi data................................. 10
JARINGAN KOMPUTER
A.    LATAR belakang penggunaan jaringan komputer.................................... 10
B.     Sejarah Jaringan Komputer ....................................................................... 11
C.     Penggunaan Local Area Network.............................................................. 16
D.    Sejarah Jaringan Komputer kabel............................................................... 18
E.     Jaringan wireless........................................................................................ 20
F.      Penggunaan jaringan komputer.................................................................. 21
G.    Topologi jaringan....................................................................................... 22
H.    Alamat IP................................................................................................... 25
I.       Macam-Macam Jaringan Komputer........................................................... 26
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan....................................................................................................... 31
B. Saran.................................................................................................................. 32

 

BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Komunikasi data adalah pertukaran data antara dua perangkat atau lebih melalui media transmisi misalnya seperti kabel. Untuk bisa terjadinya data komunikasi, perangkat harus saling berkomunikasi atau terhubung menjadi sebuah bagian dari sistem komunikasi, yang terdiri atas kombinasi dari hardware (peralatan fisik atau keras) dan perangkat software (program).
       Tiga abad sebelum sekarang, masing-masing ditandai dengan dominasi yang berbeda. Abad ke 18 didominasi oleh perkembangan sistem mekanik yang mengiringi revolusi industri. Abad ke 19 merupakan zaman mesip uap. Abad ke 20, teknologi radio, tv, dan komputer memegang peranan untuk pengumpulan, pengolahan, dan media distribusi informasi. Abad ke 21 ini, dimana teknologi jaringan komputer global mampu menjangkau seluruh wilayah dunia, pengembangan sistem dan teknologi, penyebaran informasi melaului internet, peluncuran satelit komunikasi, menandai awal abad millenium.Perkembangan teknologi komputer dewasa ini berlangsung semakin cepat, canggih dan berkemampuan tinggi. Jaringan komputer merupakan sebuah kebutuhan yang tidak dapat dielakkan lagi. Secara umum, jaringan komputer adalah beberapa komputer yang saling berhubungan dan melakukan komunikasi satu dengan yang lain menggunakan perangkat keras jaringan.
     Komputer yang berada dalam suatu jaringan dapat melakukan tukar menukar informasi/data dengan komputer yang lain yang berada dalam jaringan tersebut. Pengguna suatu komputer dapat melihat dan mengakses data pada komputer lain dalam jaringan apabila file tersebut di share.Dengan terus berkembangnya jaringan komputer, baik dari segi skalabilitas, teknologi, perangkat keras yang di pakai, dan servis lainnya, jaringan komputer membawa banyak dampak positif bagi perkembangan umat manusia.
B.     Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan Komunikasi data?
2.      Bagaimana fungsi dan tujuan komunikasi data ?
3.      Bagaimana bentuk komunikasi data ?
4.      Bagaimana sejarah munculnya jaringan komputer ?
5.      Berdasarkan apa sajakah klasifikasi jaringan komputer ?
6.      Apa saja bentuk topologi dari jaringan komputer ?
7.      Apa saja peralatan yang digunakan dalam jaringan komputer ?
8.      Apa saja Jenis (Mode) Transmission ?

C.    Tujuan 
1.      Memenuhi tugas Mata Kuliah Komunikasi data dan Jaringan komputer
2.      Menambah wawasan tentang komunikasi data
3.      Mengetahui fungsi dan tujuan komunikasi data
4.      Mengetahui bentuk komunikasi data
5.      Menambah wawasan tentang jaringan komputer
6.      Mengetahui topologi jaringan
7.      Mengetahui cara kerja jaringan komputer
8.      Mengetahui unsur-unsur dalam jaringan komputer 

BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Komunikasi Data
Komunikasi data adalah pertukaran data antara dua perangkat atau lebih melalui media transmisi misalnya seperti kabel. Untuk bisa terjadinya data komunikasi, perangkat harus saling berkomunikasi atau terhubung menjadi sebuah bagian dari sistem komunikasi, yang terdiri atas kombinasi dari hardware (peralatan fisik atau keras) dan perangkat software (program).

Efektivitas sistem komunikasi data tergantung pada empat karakteristik yang mendasar, yaitu pengiriman, akurasi, ketepatan waktu dan juga jitter. Atau bisa juga definisi komunikasi data adalah proses pengiriman dan penerimaan data secara elektronik dari dua atau lebih alat yang terhubung kedalam sebuah network (jaringan) melalui suatu media.
Karakteristik dasar komunikasi data, diantaranya sebagaimana di bawah ini:
1.      Pengiriman – sistem harus mengirimkan data ke tujuannya. Lalu data harus diterima oleh perangkat yang dimaksudkan atau pemakai, dan juga hanya oleh perangkat atau pemakai.
2.      Akurasi – sistem harus memberikan data, tentunya yang akurat. Data yang telah diubah dalam transmisi dan meninggalkan sumber, data yang tak di koreksi tentunya tidak dapat digunakan.
3.      Ketepatan waktu/tepat waktu – sistem harus mengirimkan data pada waktu yang tepat. Terlambat dikirimkannya data maka tak akan berguna. Dalam kasus video serta audio, pengiriman waktu yang tepat berarti memberikan data seperti yang diproduksi/seperti aslinya, dalam urutan yang sama ketika dibuat dan tanpa penundaan yang signifikan. Semacam ini disebut dengan pengiriman transmisi real-time.
4.      Jitter – mengacu kepada variasi waktu kedatangan paket. Yaitu keterlambatan yang tidak merata dalam pengiriman paket audio maupun video. Sebagai contohnya, kita asumsikan misalnya bahwa paket video yang dikirim setiap 3D ms. Jika dari beberapa paket datang dengan delay 3D ms dan yang lain dengan delay 4D ms, maka akan menghasilkan kualitas yang tak merata dalam video itu.
B.     Komponen komunikasi data
Komponen komunikasi data, sebuah sistem komunikasi data memiliki lima komponen, bisa di baca di bawah ini:
  • Pengirim –  yaitu piranti atau perangkat yang mengirimkan data.
  • Penerima –  piranti atau perangkat yang menerima data.
  • Data –  tentunya informasi yang akan dipindahkan atau di kirimkan.
  • Media pengiriman – media ataupun saluran yang dapat digunakan untuk mengirimkan data tersebut.
  • Protokol – yaitu aturan-aturan yang berfungsi untuk menyesuaikan atau menyelaraskan hubungan.

C.    Fungsi dan tujuan komunikasi data
Fungsi dan tujuan komunikasi data, diantaranya di bawah ini:
  • Efisiensi pengiriman data dalam jumlah yang besar (tanpa kesalahan & ekonomis).
  • Memungkinkan si penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukungnya dari jauh (remote computer use).
  • Mendukung manajemen dalam hal-hal kontrol karena memungkinkan si penggunaan sistem komputer secara terpusat maupun secara tersebar.
  • Memungkinkan orang dan bisnis yang memiliki lokasi geografi berlainan dapat saling berkomunikasi.
  • Kemungkinan pengelolaan data dan juga pengaturan data yang terdapat dalam berbagai macam sistem komputer.
  • Mendapat data secara langsung dari sumbernya atau dapat memperoleh data bisnis selagi data tersebut dibuat (online).
  • Mengurangi waktu untuk pengolahan data (hemat waktu).
  • Mempercepat penyebaran informasi.
a.       Golongan media transmisi komunikasi data
Media transmisi komunikasi data dapat digolongkan sebagaimana berikut.
·         Media kabel sering disebut juga guided media, yaitu media yang mengendalikan gelombang dalam jalur fisik kepada si penerima data.  Contohnya : fiber optik, UTP dan kabel coaxial.
·         Media tanpakabel/nirkabel (wireless), sering disebut dengan unguided media. Media tanpakabel menyediakan alat untuk mentransmisikan gelombang, akan tetapi tidak mengendalikannya. Seperti contohnya: perambatan (propagation) di udara maupun di laut.
·         Pada komunikasi data transmisi data terjadi pada Transmitter & Receiver. Transmitter adalah suatu perangkat komunikasi yang bisa menyalurkan sumber informasi ke dalam sistem komunikasi, sedangkan Receiver yaitu suatu perangkat yang memiliki fungsi untuk menerima sumber informasi dari sistem komunikasi. Terdapat 3 (tiga) jenis transmisi, ketiga jenis transmisi meliputi meliputi, bisa kamu baca di bawah ini:
  • Simplex adalah atau sering disebut dengan komunikasi satu arah yaitu salah satu jenis daripada transmisi, yang dimana hanya terdaoat satu transmitter dan satu Receiver, yaitu hanya terdapat satu pengirim dan juga satu penerima. Kalu yang satu sebagai pengirim, maka yang satunya lagi hanya menjadi penerima saja, tanpa adanya timbal baliknya. Data ditransmisikan hanya kesatu arah saja, satu station sebagai transmitter dan lainnya sebagai receiver. Seperti contohnya: siaran radio atau siaran TV, dll.
  • Half Duplex adalah salah suatu jenis transmisi dimana kedua stationnya sudah dapat mentransmisikan data baik menjadi transmitter maupun menjadi receiver. Tetapi transmisi ini hanya dapat menstransmisikan secara bergantian, yaitu saat station A menjadi transmitter maka station B menjadi receiver begitupun juga sebalikknya. Dapat juga dikatakan seperti ini, dalam transmisi Half Duplex hanya bisa mentransmisikan satu station pada saat bersamaan. Data ditransmisikan kedua arah secara bergantian, waktu yang dibutuhkan mengganti arah transfer data. Misal contohnya: SMS, chatting, walkie talkie dll.
  • Full Duplex adalah suatu jenis transmisi dimana kedua station sudah dapat ditransmisikan secara bersamaan. Dimana station A bisa menjadi transmitter dan receiver pada saat yang bersamaan. Data dapat ditrnsmisikan kedua arah secara bersamaan. Seperti contohnya: telepon genggam, telepon, dll.

D.    Bentuk komunikasi data
Bentuk – bentuk komunikasi data, antara lain meliputi:
a.     Sistem komunikasi Offline adalah suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit), di mana data yang akan diproses dibaca oleh terminal, kemudian dengan menggunakan modem, data tersebut dikirim melalui telekomunikasi. Di tempat tujuan data diterima juga oleh modem, kemudian oleh terminal, data disimpan ke alamat perekam seperti pada disket, magnetic tape, dan lain-lain. Dari alat perekam data ini, nantinya dapat diproses oleh komputer.

Peralatan-peralatan yang diperlukan dalam sistem komunikasi offline, antara lain :
1)      Terminal
Terminal adalah suatu I/O device yang digunakan untuk mengirim data dan menerima data jarak jauh dengan menggunakan fasilitas telekomunikasi. Peralatan terminal ini bermacam-macam, seperti magnetic tape unit, disk drive, paper tape, dan lain-lain.

2) . Jalur Komunikasi
Jalur komunikasi adalah fasilitas telekomunikasi yang sering digunakan, seperti        telepon, telegraf, telex, dan dapat juga dengan fasilitas lainnya.

3)   Modem
Model adalah singkatan dari Modulator / Demodulator. Suatu alat yang mengalihkan data dari sistem kode digital ke dalam sistem kode analog dan sebaliknya. 

b.      Sistem Komunikasi Online adalah suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, data yang dikirim langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit). Pada sistem komunikasi On line ini, data yang dikirim melalui terminal komputer bisa langsung diperoleh. Langsung diproses oleh komputer pada saat kita membutuhkan.

Adapun jenis-jenis system online yaitu:
1)      Realtime System
              Suatu realtime system memungkinkan untuk mengirimkan data ke pusat komputer, diproses di pusat komputer seketika pada saat data diterima dan kemudia mengirimkan kembali hasil pengolahan ke pengirim data saat itu juga. American Airlines merupakan perusahaan yang pertama kali mempelopori sistem ini. Dengan realtime system ini, penumpang pesawat terbang dari suatu bandara atau agen tertentu dapat memesan tiket untuk suatu penerbangan tertentu dan mendapatkan hasilnya kurang dari 15 detik, hanya sekedar untuk mengetahui apakah masih ada tempat duduk di pesawat atau tidak. Sistem realtime ini juga memungkinkan penghapusan waktu yang diperlukan untuk pengumpulan data dan distribusi data. Dalam hal ini berlaku komunikasi dua arah, yaitu pengiriman dan penerimaan respon dari pusat komputer dalam waktu yang relatif cepat.

2)      Time Sharing System
              Time sharing system adalah suatu teknik penggunaan online system oleh beberapa pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai. Disebabkan waktu perkembangan proses CPU semakin cepat, sedangkan alat Input/Output tidak dapat mengimbangi kecepatan dari CPU, maka kecepatan dari CPU dapat digunakan secara efisien dengan melayani beberapa alat I/O secara bergantian.

3)      Distributed Data Processing System
              Distributed data processing (DDP) system merupakan bentuk yang sering digunakan sekarang sebagai perkembangan dari time sharing system. Bila beberapa sistem komputer yang bebas tersebar yang masing-masing dapat memproses data sendiri dan dihubungkan dengan jaringan telekomunikasi, maka istilah time sharing sudah tidak tepat lagi. DDP system dapat didefinisikan sebagai suatu sistem komputer interaktif yang terpencar secara geografis dan dihubungkan dengan jalur telekomunikasi dan seitap komputer mampu memproses data secara mandiri dan mempunyai kemampuan berhubungan dengan komputer lain dalam suatu sistem.

4)      Batch Processing System
              Batch processing adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Setelah data-data tersebut terkumpul dalam jumlah tertentu, data-data tersebut akan langsung diproses.
E.     Tujuan Mempelajari Komunikasi Data
  1. Memungkinkan menyalurkan informasi secara cepat dan dengan kesalahan sedikit mungkin
  2. Memungkinkan pengiriman data yang besar dan efisien serta ekonomis
  3. Memungkinkan penggunaan sistem informasi dan peralatan lainnya dari jarak jauh. ( contoh Remote Desktop )
  4. Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat
  5. Memungkinkan pengelolaan data yang dari berbagai sistem komputer
  6. Mengurangi waktu dalam pengelolaan data
  7. Mempercepat penyebaran informasi.
F.     Keuntungan Komunikasi Data
  1. Pengumpulan dan persiapan data apabila menggunakan suatu terminal cerdas dapat mengurangi waktu
  2. Pengolahan data
  3. Dengan adanya saluran informasi hasil dapat langsung dikirim pemakai
  4. Pendistribusian data

G.    Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Komunikasi Data
  1. Sinyal
    Hal ini biasanya dikarenakan terdapat gedung-gedung tinggi atau pun pepohonan sebagai penghambat / penghalang bagi WiFi ( jaringan tanpa kabel ).
  2. Transmisi
    Terlebih dahulu harus mengerti transmisi apa yang digunakan dalam membangun jaringan.
  3. Cara Menyalurkan Hubungan.
JARINGAN KOMPUTER
A.    LATAR BELAKANG PENGGUNAAN JARINGAN KOMPUTER
Ada banyak sekali tujuan utama dari penyatuan komputer di dalam satu jaringan. Singkatya, jaringan komputer itu sendiri dapat digunakan untuk berbagai kepentingan, mulai dari kepentingan suatu perusahaan atau korporat, hingga kebutuhan individual alias kebutuhan personal.
1.      Kebutuhan akan komunikasi antar komputer.
Kebutuhan jaringan komputer untuk korporat atau perusahaan misalnya adalah ketika suatu membutuhkan kompunikasi antar divisi yang berada di dalam satu gedung. Dengan menggunakan komunikasi jaringan lokal dari semua komputer di dalam perusahaan tersebut, maka komunikasi dan juga proses sharing data antar instasi dan bagian di dalam perusahaan akan menjadi jauh lebih mudah, dan juga pastinya jauh lebih aman. Contoh penggunaan secara personal, yang paling terasa adalah penggunaan jaringan di dalam rumah pribadi. Satu modem bisa digunakan oleh lebih dari 1 device, seeperti PC, Laptop, hingga smartphone.
Tentu saja penggunaan jaringan komputer ini pastinya memilki banyak sekali manfaat untuk kehidupan kita, terutama di era modern seperti ini, dimana hampir semua yang kita lakukan, menggunakan bantuan dari sistem komputer dan juga jaringannya.
B.     SEJARAH JARINGAN KOMPUTER
Apabila melihat dari awal terbentuknya ide penggunaan jaringan komputer, maka kira – kira sudah lebih dari 70 tahun lamanya teknologi jaringan komputer ini mulai digunakan pertama kali. Apabila saat ini jaringan komputer sudah bisa digunakan oleh berbagai macam user, dan juga untuk berbagai keperluan, namun ternyata pada awalnya, ide penggunaan jaringan komputer jauh lebih sederhana daripada saat ini.
Pada awalnya, ide untuk menciptakan suatu jaringan komputer adalah hanya agar suatu perangkat sistem komputer bisa diguakan secara bersama – sama. Hal ini tentu saja juga dipengaruhi oleh faktor haga dari suatu komputer yang masih mahal, dan belum bisa dibeli oleh orang biasa pada saaat itu.
Ide seperti ini mulai dikemukakan pada era 1940-an di Amerika, tepatnya di sebuah laboratorium Bell dan juga grup riset dari Univerrsitas Harvard. Saat tu, Prof. H.Aiken memimpin suatu penelitian mengenai pengembangan dari komputer MODEL I. Pada saat itu, penggunaan komputer ingin dimaksimalkan, agar bisa digunakan secara bersamaan dan dapat mengerjakan banyak proses tanpa perlu membuang waktu banyak.
Maka dari itu, muncullah suatu implementasi program bernama Batch Processing atau yang dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah proses beruntun. Proses inilah yang kemudian dapat memanfaatkan beberapa komputer bisa mengerjakan banyak program dan pekerjaan dalam sekali waktu.
Kira – kira 10 tahun kemudian, tepatnya pada era 1950-an, penggunaan dan juga pengembangan dari sebuah sistem komputer menjadi semakin berkembang dan juga membesar. Pada era ini ditandai dengan berkembangnya apa yang kita sebut sebagai super komputer. Dengan adanya penciptaan dan pengembangan dari super komputer ini, maka hal ini mempengaruhi tuntutan dari perusahaan, dimana sebuah komputer harus bisa melayani dan juga menjalankan program di beberapa terminal.
Karena adanya tuntutan inilah, maka diciptakan sebuah sistem yang dikenal dengan nama TSS atau Time Sharing System. Sistem ini merupakan sistem pertama yang benar – benar mengimplementasikan dan juga menjadi cikal bakal network atau jaringan yang kita kenal hingga saat ini.
TSS ini merupakan suatu sistem dimana sebuah komputer dapat melayani beberapa terminal yang dikenal juga dengan istilah distribusi berdasarkan waktu. Sistem ini memungkinkan satu komputer bertindak sebagai server atau host, yang dapat diakses dengan menggunaakn terminal atau workstation, atau client – client yang tersedia dalam waktu bersamaan.
Perkembangan teknologi memang tidak ada habisnya. Setelah proses TSS mulai berkembang, maka kira – kira tahun 1970-an mulailah berkembang suatu sistem jaringan komputer yang baru. Sistem jaringan ini disebut dengan nama proses distribusi atau dalam bahasa Inggris memiliki nama asli Distribution Processing.
1.      Latar Belakang Pengembangan dari Distribution Processing
Konsep sistem jaringan komputer ini dibuat karena beban pekerjaan yang mampu ditanggung oleh sebuah komputer menjadi lebih banyak, sedangkan komponen dan harga dari sebuah komputer sangat mahal. Karena itu, suatu data yang terdapat di dalam host ataupun server dibagi – bagi secara paralel dengan host lainnya.
Kelebihan dari Distribution Processing
Penggunaan sistem ini memungkinkan lebih dari 2 host dalam mengerjakan tugasnya, dimana masing – masing host atau server mampu melayani banyak terminal atau client. Dengan adanya proses ini, maka sudah pasti kemampuan dari sebuah host ataupun server dalam mengolah data dan melayani station atau terminal menjadi lebih optimal, karena dapat menghandle banyak sekali terminal.
2.      1972 +  Terobosan baru: Surat Elektronik dan ARPANET
Selanjutnya pada tahun 1972, seseorang bernama Roy Tomlison berhasil mengembangkan suatu sistem surat elektronik, yang kita kenal hingga hari ini sebagai pembawa pesan dengan waktu yang sangat cepat. Segera setelah email berkembang pesat dan banyak diminati, Roy membangun suatu jaringan yang diberi nama ARPANET, yang ternyata sangat mudah untuk digunakan. Dengan demikian, program jaringan ARPANET ini kemudian mulai meluas dan populer penggunaannya dan mulai dikembangkan lebih lanjut hingga saat ini.
3.      1973 + Kelahiran dari internet atau jaringan internasional (International Network)
Setahun berikutnya, yaitu pada tahun 1973, ada dua orang ahli koputer yang mulai mengembangkan dan juga mengusulkan sebuah jaringan komputer yang sangat luas dan dapat digunakan oleh seluruh dunia. Vinton Cerf dan juga Bob Kahn adalah kedua orang tersebut, yang membuat sebuah gagaasan besar, yang sebenarnya menjadi sebuah cikal bakal dari terciptanya internet atau international network. Saat ini, internet pun sudah menjelma menjadi jaringan terbesar yang ada di dunia, dan dapat menghubungkan setiap orang di berbagai belahan dunia.
4.      1980 – an : Standarisasi jaringan dengan menggunakan TCP/IP
Dengan berkembangnya teknologi komputer, dan juga maraknya penciptaan komputer baru hingga era 80-an, maka saat itu kebutuhan akan jaringan antar komputer menjadi semakin banyak dan diminati. Karena itu, dibuatlah suatu protokol resmi mengeai jaringan internet. Pada tahun 1982, sebuah protokol dibuat, yang diperi nama TCP (transmission Control Protocol) atau yang saat ini sering kali kita kenal dengan istilah IP alias Internet Protocol. Protokol ini memungkinkan banyak komputer dapat saling terhubung ke dalam sebuah jaringan international yang dapat menghubungkan banyak user di seluruh dunia.
5.      1984 + : Pengenalan Domain Name System
Dengan adanya TCP/IP ini, maka setiap komputer dapat terhubung melalui jaringan internet secara luas dan mendunia. Pada tahun 1984 diperkenalkan sistem domain. Sistem domain ini kemudian dapat menyeragamkan alamat – alamat yang berada pada jaringan yang sama. Domain ini kemudian kit akenal dengan istilah domain name system atau DNS, dimana dalam satu DNS terdapat beberapa alamt yang berbeda, dan dapat dikunjungi oleh banyak orang, siapapun itu yang sudah terhubung ke dalam jaringan internet.
C.    PENGGUNAAN LOCAL AREA NETWORK
Jenis jaringan komputer pertama yang digunakan adalah LAN. Sebelum internet mulai dicetuskan, terdapat pula suatu koneksi jaringan komputer yang juga cukup populer dan banyak dikembangkan. SIstem jaringan ini dikenal dengan istilah Peer to Peer Local Area Network. Koneksi jaringan komputer peer to peer LAN ini memungkinkan dua komputer bisa saling terhubung dan juga terkoneksi ke dalam suatu jaringan, tanpa membutuhkan suatu host ataupun server. Saat ini penggunaan jaringan peer to peer LAN juga masih banyak digunakan, terutama banyak digunakan untuk kepentingan multiplayer game.
1.      1988 + Internet Relay Chat, Fitur yang mulai berkembang pesat
Dengan banyakanya perkembangan di dalam dunia jaringan komputer, termasuk di dalamnya adalah LAN, dan juga internet, hal ini juga berkembang pesat sesuai dengan kebutuhan penggunanya. Pada era 1980an, tepatnya 1988, seorang berkebangsaan Finlandia, yaitu Jarkko Oikaren mengembangkan suatu sistem chatting berbasi jaringan komputer secara luas dengan menggunakan internet. Sistem ini dinamakan sebagai internet relay chat (IRC) dimana pada penggunanya sebagai user dapat melakukan chatting dengan menggunakan jaringan internet.
a.       Keunggulan Internet Relay Chat
Pada saat itu, fitur cat seperti ini merupakan salah satu terobosan baru, karena pada saat ini fitur berkirim pesan seperti SMS juga belum populer, atau bahkan mungkin belum ada. Dengan adany apengembangan aplikasi Chatting tersebut, pada tahun – tahun itu penggunaan komputer dan juga masuknya komputer ke dalam jaringan bertambah dengan sangat pesat. Kira – kira, masuknya komputer ke dalam suat jaringan komputer secara internasional (internet) melonjak hingga 10 kali lipat, meskipun belum memiliki fitur yang canggih seperti saat ini.
2.      1990-an : Kelahiran WWW atau World Wide Web
Hal ini kemudian menjadi semakin luar biasa, ketika pada era tahun 1990, seorang bernama Tim Berners Lee mulai mengembangkan dan juga merancang suatu program penyunting dan juga program yang dapat melihat isi dari internet, yang kita kenal hingga saat ini dengan nama www atau world wide web. Pengembangan dari www ini sangat memungkinkan antar komputer agar dapat melakukan penjelajahan dan memberikan akses bagi sesama komputer dalam membentuk suatu jaringan.
·         Penggunaan www yang semakin berkembang pesat
Tidak berhenti sampai saat itu saja, namun perkembangan sejarah dari sebuah jaringan komputer sudah menjadi lebih pesat lagi. Penggunaan www dalam jaringan internet, membuat penggunaan komputer yang saling terhubung antar jaringan menjadi lebih dari 1 juta komputer pada tahun 1992. Dua tahun kemudian, alamat website yang terdaftar di dalam berbagai domain yang tersedia di dalam jaringan internet sudah berada pada angka lebih dari 3000 situs.
·         Fitur – fitur yang berkembang pada era www
Pada tahun ini pula, anda sudah mulai bisa berbelanja dengan menggunakan alamat website, yang dikenal dengan istilah e-retail, yang saat ini berkembang menjadi e-commerce. Tahun ini pula, Yhoo mulai berdiri, dan muncullah penggunaan netscape navigator sebagai alat ataupun browser yang dapat digunakan untuk melakukan browsing beberapa situs dan juga alamat yang terdaftar di dalam jaringan internet.
D.    SEJARAH JARINGAN KOMPUTER KABEL
Apabila kita berbicara mengenai jaringan komputer, maka sudah pasti kita tidak akan lepas dari hardware apa saja yang digunakan pertama kali dalam jaringan komputer. Sejak pertama kali diciptakan, sebuah jaringan yang menghubungkan komputer dengan komputer lainnya telah menggunakan teknologi kabel. Dengan menggunakan kabel, maka hal ini akan membuat sebuah komputer bisa saling terhubung ke dalam jaringan.
Pada saat pertama digunakan jenis kabelnya masih menggunakan jenis kabel tembaga. Namun demikian, era kabel tembaga saat ini mungkin sudah hampir berakhir, karena saat ini sudah banyak sekali jaringan yang memungkinkan untuk menggunakan jenis kabel yang menggunakan serat optik atau dikenal dengan stilah fiber optik. Saat ini penggunaan fiber optik dan juga penggunaan teknologi wireless sudah merupakan teknologi standar yang banyak diterapkan oleh para provider yang dapat menyambungkan komputer anda dengan jaringan internet.
1.      Ethernet Card dalam jaringan komputer
Pada saat pertama kali terbentuk, ide mengenai jaringan komputer masih menggunakan teknik sederhana untuk mengambungkan komputer yang satu dengan yang lainnya sebagai suatu jaringan komputer. barulah ketika jaringan LAN mulai popluer, dibutuhkan sebuah hardware yang dapat mendukung konektivtas antar komputer secara lokal dan terstandarisasi. Perangkat itu adalah perangkat ethernet card.

·         Fungsi Ethernet Card
Ethernet card sendiri berfungsi untuk mendukung penggunaan jaringan LAN alias Local Area Networ antar komputer, sehingga dua atau lebih komputer bisa saling terhubung satu sama lain dengan mudah. Hal ini juga dapat digunakan untuk membantu mendukung konektivitas dari peer to peer locak are network.
·         Sejarah penggunaan Ethernet Card
Ethernet Card pertama kali diciptakan dan juga dikembangkan oleh Xerox pada tahun 1976. Baru kemudian pada tahun 1983, ethernet card kemudian menajdi salah satu protokol standar untuk membangun suatu jaringan lan dan juga dapat digunakan untuk mengkoneksi komputer dengan jaringan internet yang lebih luas.
1.      Penggunaan jaringan Internet secara luas
Pada era 80 hingga 90an akhir, penggunaan internet kemudian semakin meluas. Hal ini tentu saja ditunjukkan dengan mulai bermunculannya berbagai situs dan juga website, serta mulai bertambah banyaknya komputer yang terhubung dengan jaringan internet yag luas. Saat itu, penggunaan jaringan internet bisa digunakan dengan menggunakan koneksi dial up.
·         Penggunaan Koneksi dial up dalam jaringan internet
Dial up merupakan suatu kondisi dimana sebuah komputer dapat terhubung dengan jaringan internet dengan menggunakan kabel telepon. Penggunaan kabel telepon sebagai penghubung komputer dengan jaringan internet tentu saja merupakan salah satu terobosan baru, karena banyak orang pada saat itu sudah memiliki telepon rumah pribadi. Karena itu, penggunaan internet pun menjadi salah satu hal yang benar – benar meledak dan juga banyak diminati oleh banyak orang di seluruh dunia.
Dari penggunaan dial up ini, kemudian munculah istilah modem ADSL. Modem ADSL berfungsi untuk mencegah terjadinya keakcauan saat melakukan koneksi internet dengan menggunakan dial up. Ketika menggunakan dial up, fungsi telepon rumah tidak dapat digunakan, kaena itu, dengan menggunakan modem ADSL, maka meskipun sebuah komputer sedang terkoneksi dengan dial up, fungsi telepon dan juga fax masih bisa berjalan dengan baik tanpa ada kendala.
E.     JARINGAN WIRELESS
Sejarah dari jaringan komputer juga tidak lepas dari adanya perkembangan dari sejarah wireless network. Wireless network memungkinan dua atau lebih komputer bisa saling terhubung dengan koneksi norkabel alias tanpa kabel. Wireless menggunakan koneksi yang memanfaatkan gelombang, dimana dengan adanya teknologi ini, setiap komputer yang sudah bisa membaca sinyal yang dipancarkan melalui gelombang, bisa saling terhubung satu sama lain.
a.       Sejarah pengembangan wireless
Wireless Fidelity atau WiFi sendiri pada awalnya dikembangkan oleh IBM pada tahun 70an dengan menggunakan teknologi IR alias infra red. Pada awalnya, wireless ini merupakan teknologi yang dirancang untuk mendukung konektivitas jaringan lokal atau LAN. Namun demikian, pada saat diuji coba, kekuatan dan juga kecepatan yang dihasilkan oleh konektivitas Wireless ini tidak memuaskan, sehingga tidak dipasarkan.
Baru kemudian pada tahun 1990 penggunaan WiFi mulai bisa dipasrkan setelah melewati berbagai macam perkembangan dan inovasi. Hingga saat ini, penggunaan WiFi semain berkembang untuk saling mengkoneksikan komputer dalam satu jaringan, dan mulai bermunculan berbagai macam modem WiFi, yang memungkinkan banyak penggunanya terhubung dalam satu jaringan yang sama tanpa menggunakan kabel di dalam suatu ruangan.
F.     PENGGUNAAN JARINGAN KOMPUTER
Jaringan komputer pada hakekatnya adalah dua komputer atau lebih yang terhubung satu dengan yang lainnya. Perangkat yang dihubungkan tidak terbatas pada komputer saja, melainkan termasuk printer dan perangkat-perangkat kertas yang lain. Sebagai penghubung, dapat digunakan kabel, misalnya gelombang radio dan sinar inframerah.
Muali dari sejarah awal terciptanya jaringan komputer hingga saat ini paling tidak ada 3 jenis jaringan komputer berdasarkan letak geografisnya. Berikut ini adalah ketiga jenis jaringan komputer tersebut :
1.      SKALA JARINGAN
Pada dasarnya ada tiga macam skala jaringan, yaitu :
·         LAN (Local Area Network)
Pada awalnya jaringan komputer dilakukan pada jaringan yang sangat terbatas yakni dengan menggunakan dua buah komputer. Kemudian berkembang lebih luas pada komplek perkantoran, gedung, sekolah yang dikenal dengan Jaringan Lokal atau Local Area Network (LAN).
·         WAN (Wide Areal Network)
Perkembangan dan kebutuhan atas informasi dan komunikasi menuntut komputer yang digunakan dapat berhubungan secara luas sehingga terbentuk Metropolitan Area Network (MAN). Perkembangan kebutuhan yang lebih luas lagi diperlukan jaringan yang lebih luas juga sehingga digunakan Wide Area Network (WAN). Jadi, MAN dan WAN merupakan perpaduan antara LAN yang simultan.
Jaringan WAN dapat mencapai antarpulau, antarnegara, bahkan antarbenua. WAN biasanya menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) tertentu sehingga tidak bisa menggunakan sembarang hardware dan software.
·         Internet
Dari besarnya skala, internet sebenarnya sama dengan WAN, tetapi WAN bersifat privat, artinya hanya orang-orang tertentu yang dapat mengaksesnya, misalnya karyawan suatu perusahaan multinasional. Sebaliknya, Internet bersifat publik sehingga semua orang dapat mengakses jaringan tersebut.
G.    TOPOLOGI JARINGAN
Topologi jaringan adalah tata letak atau layout suatu jarigan. Ada beberapa topologi jaringan yang dikenal, yaitu:
1.      Topologi Mesh
MESH topologi dibangun dengan memasang link diantara atation-station. Sebuah “fully-connected mesh”  adalah sebauh jaringan dimana setiap terminal terhubung secara langsung ke semua terminal-terminal yang lain. Biasanya digunakan pada jaringan komputer kecil. Topologi ini secara teori memungkinkan akan tetapi tidak praktis dan biayanya cukup tinggi untuk di-implementasikan. Mesh topologi memiliki tingkat redundancy yang tinggi. Sehingga jika terdapat satu link yang rusak maka suatu station dapat mencari link yang lainnya.
Pada topologi mesh, semua node saling terhubung seperti diilustrasikan pada gambar di bawah. Topologi ini hamper tidak pernah dipakai karena sulit ditangani.
2.      Topologi Bus
Tata letak topologi bus diperlihatkan pada gambar di bawah, topologi ini menggunakan kabel BNC dan pada kadua ujungnya harus diberi terminator. Topologi ini sebenarnya cukup sederhana dan mudah ditangani, namun sekarang telah banyak ditinggalkan kerena lalu lintas data terlalu padat dan apabila ada satu node rusak maka keseluruhan jaringan tidak dapat berfungsi.
 Topologi ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
§  merupakan satu kabel yang kedua ujung nya ditutup, dimana sepanjang kabel terdapat node-node
§  umum digunakan karena sederhana dalam instalasi
§  signal melewati kabel dalam dua arah dan mungkin terjadi collision
§  problem terbesar pada saat kabel putus. Jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti.
3.      Topologi Ring
Topologi Ring setiap node ditata sehingga membentuk lingkaran.
Topologi ini mempuyai karakteristik sebagai berikut:
·         lingkaran tertutup yang berisi node-node
·         sederhana dalam layout
·         signal mengalir dalam satu arah, sehingga dapat menghindarkan terjadinya collision (dua paket data bercampur), sehingga memungkinkan pergerakan data yang cepat dan collision detection yang lebih sederhana
·         problem: sama dengan topologi bus
·         biasanya  topologi ring tidak dibuat secara fisik melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan kelihatan seperti topologi star
4.      Topologi Star
Topologi ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:
·         setiap node berkomunikasi langsung dengan central node, traffic data mengalir dari node ke central node  dan kembali lagi.
·         mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel yang langsung terhubung ke central node
·         keunggulan : jika satu kabel node terputus yang lainnya tidak terganggu
·         dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node, biasanya digunakan kabel UTP.
H.    ALAMAT IP
Di atas telah disebutkan bahwa setiap node yang terdapat pada sebuah jaringan berbasis protocol TCP/IP haruslah memiliki sebuah alamat IP (IP address) yang unik. Sama halnya dengan alamat rumah, tidak ada dua rumah yang memiliki alamat yang persis .
1.    Format Alamat IP
Format alamat IP adalah angka biner yang panjangnya 32 bit dan terbagi menjadi 4 bagian yang masing-masing panjangnya 8 bit (8 bit sama dengan 1 byte). Setiap bagian dipasangkan dengan titik. Oleh karena merupakan angka biner naka alamat IP hanya terdiri dari angka 0 dan 1 saja.
 Contoh: 11000000.10101000.00000001.00000001
Fotmat penulisan biner seperti contoh tersebut kurang disukai karena agak sulit dibaca. Oleh karena itu format penulisan alamat IP lebih sering diwujudkan dalam bentuk decimal.
 Contoh: 192.168.1.1
Setiap bagian mampu menampung 255 kemungkinan angka, jadi total alamat Ip yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255 = 4.228.250.625. akan tetapi pada kenyataanya dalam pengalokasiannya ada batasan-batasan serta kelas-kelas tertentu, jadi tidak sembarangan salah satu dari 4 miliyar kemungkinan alamat IP tersebut dapat digunakan begitu saja. Dalam sebuah jaringan, Alamat IP dibagi-bagi lagi menjadi beberapa kelompok/kelas (Kelas A, B, C, D dan E). Untuk lebih mengetahui kelas-kelas alamt IP coba kalian cari literature yang membahasnya.
I.       MACAM-MACAM JARINGAN KOMPUTER
1.    Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
- Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server.
- Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.
2.    Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
- Jaringan LAN
Merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet. LAN merupakan kependekan dari Local Area Network atau jaringan lokal komputer. LAN biasa digunakan untuk konektivitas jaringan yang berada di lokasi yang saling berdekatan, dan terkadang bisa juga jauh. Biasanya jaringan lokal atau LAN ini membutuhkan server dan juga host. Client atau station yang terhubung dengan jaringan LAN ini bisa saling berbagai dan juga mengakses data yang berada di dalam server, selama komputer tersebut bisa terhubung ke dalam jaringan LAN.
·         Keunggulan dari jaringan LAN
LAN merupakan salah satu solusi bagi instansi yang sangat ingin agar data – data rahasia tidak mudah bocor, karena server tidak akan bisa diakses apabila komputer tidak terkoneksi denga jaringan tersebut.
-          Jaringan MAN
MAN merupakan kependekan dari Metropolitan Area Network. Merupakan jenis jaringan yang mungkin jarang ditemui, karena jaringan ini biasanya merupakan jaringan dalam satu kota. Saat ini lebih banyak digunakan WAN dan juga LAN untuk kepentingan jaringan komputer.


- Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.

3.    Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data
- Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
- Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.

4.    Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
- Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.


Mengapa Internet Banyak Digunakan?
Ada beberapa alasan yang mendasari mengapa banyak orang memilih untuk masuk ke dalam jaringan internet :
·         Kemudahan dalam melakukan akses internet
·         Biaya akses yang cenderung murah
·         Bisa melakukan update informasi terkini
·         Fitur sosial, seperti chatting, email, dan juga sosial media
·         Penggunaan Internet sebagai jaringan e-commerce untuk berbelanja online
·         Sudah banyak pula provider yang menyediakan layanan jaringan internet
·         Banyak informasi baru yang bisa kita akses dengan sangat mudah.
Jaringan Internet memang menawarkan banyak kemudahan dan juga kenyamanan. Namun demikian, terkadang hal ini malahan menimbulkan sebuah kecanduan terhadap internet, yang banyak terjadi di dalam masyarakat dunia. Namun, meskipun begitu, tetap saja internet merupakan salah satu penemuan terbesar dalam sejarah jaringan komputer, yang tentu saja sangat bermanfaat bagi seluruh warga dunia.


BAB III 
PENUTUP


A.    KESIMPULAN
Komunikasi data adalah pertukaran data antara dua perangkat atau lebih melalui media transmisi misalnya seperti kabel. Untuk bisa terjadinya data komunikasi, perangkat harus saling berkomunikasi atau terhubung menjadi sebuah bagian dari sistem komunikasi.
Sistem komunikasi Offline adalah suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit).
Sistem Komunikasi Online adalah suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, data yang dikirim langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit).
            Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas beberapa komputer yang didesain sedemikian rupa sebagaimana tujuan utamanya yakni untuk dapat berbagi sumber daya (CPU, printer), berkomunikasi (pesan instan, surel), dan dapat mengakses informasi (situs web). Sementara menurut pembagiannya, jaringan komputer dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni jaringan terdistribusi dan jaringan tersentralisasi. 
     Jaringan terdistribusi adalah jaringan komputer yang cara kerjanya dilakukan oleh semua perangkat komputer di dalamnya. Ini berarti tidak ada perbedaan antara server dengan client. Sedangkan jaringan tersentralisasi adalah jaringan komputer yang cara kerjanya berbeda baik itu server maupun client. Pemusatan jaringan komputer tersentralisasi adalah pada komputer server.

B.     SARAN
Saran dari penulis yaitu semoga dengan adanya internet yang semakin berkembang saat ini, pembaca dapat menggunakan internet sebagaimana mestinya dengan tujuan positif, agar terciptanya masyarakat yang turut membantu pembangunan Negara untuk lebih baik lagi .
DAFTAR PUSTAKA
Aktanotaria  Ade . 2016.Pengertian Bentuk Sistem Dan Tujuan.(dia akses pada tanggal 17 juni 2017 pukul 13:00)
Ono m.Kom._____.sejarah jaringan komputer.(diakses pada tanggal 18 juni 2017 pukul 13:30).
Ghie, AA. 2012. Komunikasi Data.( Diakses pada 23 Oktober 2014, pukul 09.00 WIB)
            http://campusti.blogspot.com
Nurjanah, Noenu. 2013. Manfaat komunikasi data. (Diakses pada 23 Oktober 2014, pukul 09.00 WIB)
            http://nhoeelektronika.blogspot.com.
Santoso, Abud. 2013. Media Komunikasi Data. (Diakses pada 23 Oktober 2014, pukul 09.00 WIB)
            Http://asus87.com.

 








 










Tidak ada komentar:

Posting Komentar