MAKALAH
Komunikasi Data dan Jaringan Komputer
Oleh :
PADLI
1325041017
S1 KOMPUTER
DOSEN : HENDRA
JAYA, S.Pd.,M.T
JURUSAN
PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRONIKA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
2017
KATA PENGANTAR
Puji syukur
penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan limpahan karunia
dan kasih sayang-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas blog untuk mata
kuliah Komunikasi data dan Jaringan Komputer ini dengan baik.
Tujuan
pembuatan blog ini adalah untuk memenuhi mata kuliah Komunikasi data dan Jaringan komputer pada program strata 1 (S1)
fakultas teknik universitas negeri makassar. Penulis menyadari bahwa
tanpa bimbingan dan dorongan dari semua pihak, maka pembuatan blog ini
tidak akan lancar. Maka penulis ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang
sudah membantu dalam pembuatan blog ini.
Penulis menyadari sepenuhnya bahwa pembuatan blog ini masih jauh dari
sempurna, sehingga masih terdapat banyak kekurangan. Karena itu penulis
mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun demi perbaikan di masa
yang akan datang.
Akhir kata, penulis berharap Blog ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis dan pembaca pada umumnya.
Makassar, 21 Juni 2017
Penulis
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR........................................................................................... i
DAFTAR ISI.......................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar belakang............................................................................................. 1
B.
Rumusan Masalah........................................................................................ 2
C.
Tujuan Masalah............................................................................................ 2
BAB II
PEMBAHASAN
KOMUNIKASI
DATA
A.
Pengertian Komunikasi Data....................................................................... 3
B.
Komponen komunikasi data........................................................................ 4
C.
Fungsi dan tujuan komunikasi data............................................................. 5
D.
Bentuk komunikasi data.............................................................................. 7
E.
Tujuan mempelajari komunikas data............................................................ 9
F.
Keuntungan komunikasi data.................................................................... 10
G.
Faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi data................................. 10
JARINGAN
KOMPUTER
A. LATAR
belakang penggunaan jaringan komputer.................................... 10
B. Sejarah
Jaringan Komputer ....................................................................... 11
C. Penggunaan
Local Area Network.............................................................. 16
D. Sejarah Jaringan
Komputer kabel............................................................... 18
E. Jaringan
wireless........................................................................................ 20
F. Penggunaan
jaringan komputer.................................................................. 21
G. Topologi
jaringan....................................................................................... 22
H. Alamat IP................................................................................................... 25
I. Macam-Macam Jaringan
Komputer........................................................... 26
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan....................................................................................................... 31
B. Saran.................................................................................................................. 32
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Komunikasi
data adalah pertukaran data antara dua perangkat atau lebih melalui media
transmisi misalnya seperti kabel. Untuk bisa terjadinya data komunikasi,
perangkat harus saling berkomunikasi atau terhubung menjadi sebuah bagian dari
sistem komunikasi, yang terdiri atas kombinasi dari hardware (peralatan fisik
atau keras) dan perangkat software (program).
Tiga abad sebelum sekarang, masing-masing ditandai
dengan dominasi yang berbeda. Abad ke 18 didominasi oleh perkembangan sistem
mekanik yang mengiringi revolusi industri. Abad ke 19 merupakan zaman mesip
uap. Abad ke 20, teknologi radio, tv, dan komputer memegang peranan untuk
pengumpulan, pengolahan, dan media distribusi informasi. Abad ke 21 ini, dimana
teknologi jaringan komputer global mampu menjangkau seluruh wilayah dunia,
pengembangan sistem dan teknologi, penyebaran informasi melaului internet,
peluncuran satelit komunikasi, menandai awal abad millenium.Perkembangan
teknologi komputer dewasa ini berlangsung semakin cepat, canggih dan
berkemampuan tinggi. Jaringan komputer merupakan sebuah kebutuhan yang tidak
dapat dielakkan lagi. Secara umum, jaringan komputer adalah beberapa komputer
yang saling berhubungan dan melakukan komunikasi satu dengan yang lain menggunakan perangkat keras jaringan.
Komputer yang berada dalam suatu jaringan dapat melakukan tukar menukar informasi/data dengan komputer yang lain yang berada dalam jaringan tersebut. Pengguna suatu komputer dapat melihat dan mengakses data pada komputer lain dalam jaringan apabila file tersebut di share.Dengan terus berkembangnya jaringan komputer, baik dari segi skalabilitas, teknologi, perangkat keras yang di pakai, dan servis lainnya, jaringan komputer membawa banyak dampak positif bagi perkembangan umat manusia.
Komputer yang berada dalam suatu jaringan dapat melakukan tukar menukar informasi/data dengan komputer yang lain yang berada dalam jaringan tersebut. Pengguna suatu komputer dapat melihat dan mengakses data pada komputer lain dalam jaringan apabila file tersebut di share.Dengan terus berkembangnya jaringan komputer, baik dari segi skalabilitas, teknologi, perangkat keras yang di pakai, dan servis lainnya, jaringan komputer membawa banyak dampak positif bagi perkembangan umat manusia.
B. Rumusan
Masalah
2. Bagaimana
fungsi dan tujuan komunikasi data ?
3. Bagaimana
bentuk komunikasi data ?
4. Bagaimana
sejarah munculnya jaringan komputer ?
5. Berdasarkan
apa sajakah klasifikasi jaringan komputer ?
6. Apa saja
bentuk topologi dari jaringan komputer ?
7. Apa saja
peralatan yang digunakan dalam jaringan komputer ?
8. Apa saja
Jenis (Mode) Transmission ?
C. Tujuan
1. Memenuhi
tugas Mata Kuliah Komunikasi data dan Jaringan komputer
2. Menambah wawasan
tentang komunikasi data
3. Mengetahui
fungsi dan tujuan komunikasi data
4. Mengetahui
bentuk komunikasi data
5. Menambah
wawasan tentang jaringan komputer
6. Mengetahui
topologi jaringan
7. Mengetahui
cara kerja jaringan komputer
8. Mengetahui
unsur-unsur dalam jaringan komputer
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Komunikasi Data
Komunikasi
data adalah pertukaran data antara dua perangkat atau lebih melalui media
transmisi misalnya seperti kabel. Untuk bisa terjadinya data komunikasi,
perangkat harus saling berkomunikasi atau terhubung menjadi sebuah bagian dari
sistem komunikasi, yang terdiri atas kombinasi dari hardware (peralatan fisik
atau keras) dan perangkat software (program).
Efektivitas sistem komunikasi data
tergantung pada empat karakteristik yang mendasar, yaitu pengiriman, akurasi,
ketepatan waktu dan juga jitter. Atau bisa juga definisi komunikasi data
adalah proses pengiriman dan penerimaan data secara elektronik dari dua atau
lebih alat yang terhubung kedalam sebuah network (jaringan) melalui suatu
media.
Karakteristik dasar komunikasi data,
diantaranya sebagaimana di bawah ini:
1.
Pengiriman – sistem harus
mengirimkan data ke tujuannya. Lalu data harus diterima oleh perangkat yang
dimaksudkan atau pemakai, dan juga hanya oleh perangkat atau pemakai.
2.
Akurasi – sistem harus memberikan
data, tentunya yang akurat. Data yang telah diubah dalam transmisi dan
meninggalkan sumber, data yang tak di koreksi tentunya tidak dapat digunakan.
3.
Ketepatan waktu/tepat waktu – sistem
harus mengirimkan data pada waktu yang tepat. Terlambat dikirimkannya data maka
tak akan berguna. Dalam kasus video serta audio, pengiriman waktu yang tepat
berarti memberikan data seperti yang diproduksi/seperti aslinya, dalam urutan
yang sama ketika dibuat dan tanpa penundaan yang signifikan. Semacam ini
disebut dengan pengiriman transmisi real-time.
4.
Jitter – mengacu kepada variasi
waktu kedatangan paket. Yaitu keterlambatan yang tidak merata dalam pengiriman
paket audio maupun video. Sebagai contohnya, kita asumsikan misalnya bahwa
paket video yang dikirim setiap 3D ms. Jika dari beberapa paket datang dengan
delay 3D ms dan yang lain dengan delay 4D ms, maka akan menghasilkan kualitas
yang tak merata dalam video itu.
B.
Komponen komunikasi data
Komponen komunikasi data, sebuah sistem komunikasi data memiliki lima
komponen, bisa di baca di bawah ini:
- Pengirim – yaitu piranti atau perangkat yang mengirimkan data.
- Penerima – piranti atau perangkat yang menerima data.
- Data – tentunya informasi yang akan dipindahkan atau di kirimkan.
- Media pengiriman – media ataupun saluran yang dapat digunakan untuk mengirimkan data tersebut.
- Protokol – yaitu aturan-aturan yang berfungsi untuk menyesuaikan atau menyelaraskan hubungan.
C.
Fungsi dan tujuan komunikasi data
Fungsi dan tujuan komunikasi data, diantaranya di bawah ini:
- Efisiensi pengiriman data dalam jumlah yang besar (tanpa kesalahan & ekonomis).
- Memungkinkan si penggunaan sistem komputer dan peralatan pendukungnya dari jauh (remote computer use).
- Mendukung manajemen dalam hal-hal kontrol karena memungkinkan si penggunaan sistem komputer secara terpusat maupun secara tersebar.
- Memungkinkan orang dan bisnis yang memiliki lokasi geografi berlainan dapat saling berkomunikasi.
- Kemungkinan pengelolaan data dan juga pengaturan data yang terdapat dalam berbagai macam sistem komputer.
- Mendapat data secara langsung dari sumbernya atau dapat memperoleh data bisnis selagi data tersebut dibuat (online).
- Mengurangi waktu untuk pengolahan data (hemat waktu).
- Mempercepat penyebaran informasi.
a.
Golongan media transmisi komunikasi
data
Media transmisi komunikasi data dapat digolongkan sebagaimana berikut.
·
Media kabel sering disebut juga
guided media, yaitu media yang mengendalikan gelombang dalam jalur fisik kepada
si penerima data. Contohnya : fiber optik, UTP dan kabel coaxial.
·
Media tanpakabel/nirkabel
(wireless), sering disebut dengan unguided media. Media tanpakabel menyediakan
alat untuk mentransmisikan gelombang, akan tetapi tidak mengendalikannya.
Seperti contohnya: perambatan (propagation) di udara maupun di laut.
·
Pada komunikasi data transmisi data
terjadi pada Transmitter & Receiver. Transmitter adalah suatu perangkat
komunikasi yang bisa menyalurkan sumber informasi ke dalam sistem komunikasi,
sedangkan Receiver yaitu suatu perangkat yang memiliki fungsi untuk menerima
sumber informasi dari sistem komunikasi. Terdapat 3 (tiga) jenis transmisi,
ketiga jenis transmisi meliputi meliputi, bisa kamu baca di bawah ini:
- Simplex adalah atau sering disebut dengan komunikasi satu arah yaitu salah satu jenis daripada transmisi, yang dimana hanya terdaoat satu transmitter dan satu Receiver, yaitu hanya terdapat satu pengirim dan juga satu penerima. Kalu yang satu sebagai pengirim, maka yang satunya lagi hanya menjadi penerima saja, tanpa adanya timbal baliknya. Data ditransmisikan hanya kesatu arah saja, satu station sebagai transmitter dan lainnya sebagai receiver. Seperti contohnya: siaran radio atau siaran TV, dll.
- Half Duplex adalah salah suatu jenis transmisi dimana kedua stationnya sudah dapat mentransmisikan data baik menjadi transmitter maupun menjadi receiver. Tetapi transmisi ini hanya dapat menstransmisikan secara bergantian, yaitu saat station A menjadi transmitter maka station B menjadi receiver begitupun juga sebalikknya. Dapat juga dikatakan seperti ini, dalam transmisi Half Duplex hanya bisa mentransmisikan satu station pada saat bersamaan. Data ditransmisikan kedua arah secara bergantian, waktu yang dibutuhkan mengganti arah transfer data. Misal contohnya: SMS, chatting, walkie talkie dll.
- Full Duplex adalah suatu jenis transmisi dimana kedua station sudah dapat ditransmisikan secara bersamaan. Dimana station A bisa menjadi transmitter dan receiver pada saat yang bersamaan. Data dapat ditrnsmisikan kedua arah secara bersamaan. Seperti contohnya: telepon genggam, telepon, dll.
D.
Bentuk
komunikasi data
Bentuk – bentuk komunikasi data, antara lain meliputi:
a.
Sistem komunikasi Offline adalah suatu sistem
pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat
pengolahan data, tetapi data yang dikirim tidak langsung diproses oleh CPU
(Central Processing Unit), di mana data yang akan diproses dibaca oleh
terminal, kemudian dengan menggunakan modem, data tersebut dikirim melalui
telekomunikasi. Di tempat tujuan data diterima juga oleh modem, kemudian oleh
terminal, data disimpan ke alamat perekam seperti pada disket, magnetic tape,
dan lain-lain. Dari alat perekam data ini, nantinya dapat diproses oleh
komputer.
Peralatan-peralatan
yang diperlukan dalam sistem komunikasi offline, antara lain :
1)
Terminal
Terminal adalah suatu I/O device yang digunakan untuk
mengirim data dan menerima data jarak jauh dengan menggunakan fasilitas
telekomunikasi. Peralatan terminal ini bermacam-macam, seperti magnetic tape
unit, disk drive, paper tape, dan lain-lain.
2) . Jalur
Komunikasi
Jalur komunikasi adalah fasilitas telekomunikasi yang
sering digunakan, seperti telepon,
telegraf, telex, dan dapat juga dengan fasilitas lainnya.
3) Modem
Model adalah
singkatan dari Modulator / Demodulator. Suatu alat yang mengalihkan data dari
sistem kode digital ke dalam sistem kode analog dan sebaliknya.
b.
Sistem Komunikasi Online adalah
suatu sistem pengiriman data melalui fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi
ke pusat pengolahan data, data yang dikirim langsung diproses oleh CPU (Central
Processing Unit). Pada sistem komunikasi On line ini, data yang dikirim melalui
terminal komputer bisa langsung diperoleh. Langsung diproses oleh komputer pada
saat kita membutuhkan.
Adapun
jenis-jenis system online yaitu:
1) Realtime
System
Suatu
realtime system memungkinkan untuk mengirimkan data ke pusat komputer, diproses
di pusat komputer seketika pada saat data diterima dan kemudia mengirimkan
kembali hasil pengolahan ke pengirim data saat itu juga. American Airlines
merupakan perusahaan yang pertama kali mempelopori sistem ini. Dengan realtime
system ini, penumpang pesawat terbang dari suatu bandara atau agen tertentu
dapat memesan tiket untuk suatu penerbangan tertentu dan mendapatkan hasilnya
kurang dari 15 detik, hanya sekedar untuk mengetahui apakah masih ada tempat
duduk di pesawat atau tidak. Sistem realtime ini juga memungkinkan penghapusan
waktu yang diperlukan untuk pengumpulan data dan distribusi data. Dalam hal ini
berlaku komunikasi dua arah, yaitu pengiriman dan penerimaan respon dari pusat
komputer dalam waktu yang relatif cepat.
2) Time Sharing
System
Time
sharing system adalah suatu teknik penggunaan online system oleh beberapa
pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai. Disebabkan
waktu perkembangan proses CPU semakin cepat, sedangkan alat Input/Output tidak
dapat mengimbangi kecepatan dari CPU, maka kecepatan dari CPU dapat digunakan
secara efisien dengan melayani beberapa alat I/O secara bergantian.
3) Distributed
Data Processing System
Distributed
data processing (DDP) system merupakan bentuk yang sering digunakan sekarang
sebagai perkembangan dari time sharing system. Bila beberapa sistem komputer
yang bebas tersebar yang masing-masing dapat memproses data sendiri dan
dihubungkan dengan jaringan telekomunikasi, maka istilah time sharing sudah
tidak tepat lagi. DDP system dapat didefinisikan sebagai suatu sistem komputer
interaktif yang terpencar secara geografis dan dihubungkan dengan jalur
telekomunikasi dan seitap komputer mampu memproses data secara mandiri dan
mempunyai kemampuan berhubungan dengan komputer lain dalam suatu sistem.
4) Batch
Processing System
Batch
processing adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih
dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut
batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai
data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Setelah data-data tersebut
terkumpul dalam jumlah tertentu, data-data tersebut akan langsung diproses.
E. Tujuan
Mempelajari Komunikasi Data
- Memungkinkan menyalurkan informasi secara cepat dan dengan kesalahan sedikit mungkin
- Memungkinkan pengiriman data yang besar dan efisien serta ekonomis
- Memungkinkan penggunaan sistem informasi dan peralatan lainnya dari jarak jauh. ( contoh Remote Desktop )
- Memungkinkan penggunaan komputer secara terpusat
- Memungkinkan pengelolaan data yang dari berbagai sistem komputer
- Mengurangi waktu dalam pengelolaan data
- Mempercepat penyebaran informasi.
F. Keuntungan
Komunikasi Data
- Pengumpulan dan persiapan data apabila menggunakan suatu terminal cerdas dapat mengurangi waktu
- Pengolahan data
- Dengan adanya saluran informasi hasil dapat langsung dikirim pemakai
- Pendistribusian data
G. Faktor-Faktor
Yang Mempengaruhi Komunikasi Data
- Sinyal
Hal ini biasanya dikarenakan terdapat gedung-gedung tinggi atau pun pepohonan sebagai penghambat / penghalang bagi WiFi ( jaringan tanpa kabel ). - Transmisi
Terlebih dahulu harus mengerti transmisi apa yang digunakan dalam membangun jaringan. - Cara Menyalurkan Hubungan.
JARINGAN KOMPUTER
A. LATAR BELAKANG PENGGUNAAN JARINGAN
KOMPUTER
Ada
banyak sekali tujuan utama dari penyatuan komputer di dalam satu jaringan.
Singkatya, jaringan komputer itu sendiri dapat digunakan untuk berbagai
kepentingan, mulai dari kepentingan suatu perusahaan atau korporat, hingga
kebutuhan individual alias kebutuhan personal.
1.
Kebutuhan akan komunikasi antar komputer.
Kebutuhan jaringan komputer untuk
korporat atau perusahaan misalnya adalah ketika suatu membutuhkan kompunikasi
antar divisi yang berada di dalam satu gedung. Dengan menggunakan komunikasi
jaringan lokal dari semua komputer di dalam perusahaan tersebut, maka
komunikasi dan juga proses sharing data antar instasi dan bagian di dalam
perusahaan akan menjadi jauh lebih mudah, dan juga pastinya jauh lebih aman.
Contoh penggunaan secara personal, yang paling terasa adalah penggunaan
jaringan di dalam rumah pribadi. Satu modem bisa digunakan oleh lebih dari 1
device, seeperti PC, Laptop, hingga smartphone.
Tentu saja penggunaan jaringan
komputer ini pastinya memilki banyak sekali manfaat untuk kehidupan kita,
terutama di era modern seperti ini, dimana hampir semua yang kita lakukan,
menggunakan bantuan dari sistem komputer dan juga jaringannya.
B. SEJARAH JARINGAN KOMPUTER
Apabila melihat dari awal
terbentuknya ide penggunaan jaringan komputer, maka kira – kira sudah lebih
dari 70 tahun lamanya teknologi jaringan komputer ini mulai digunakan pertama
kali. Apabila saat ini jaringan komputer sudah bisa digunakan oleh berbagai
macam user, dan juga untuk berbagai keperluan, namun ternyata pada awalnya, ide
penggunaan jaringan komputer jauh lebih sederhana daripada saat ini.
Pada awalnya, ide untuk menciptakan
suatu jaringan komputer adalah hanya agar suatu perangkat sistem komputer bisa
diguakan secara bersama – sama. Hal ini tentu saja juga dipengaruhi oleh faktor
haga dari suatu komputer yang masih mahal, dan belum bisa dibeli oleh orang
biasa pada saaat itu.
Ide seperti ini mulai dikemukakan
pada era 1940-an di Amerika, tepatnya di sebuah laboratorium Bell dan juga grup
riset dari Univerrsitas Harvard. Saat tu, Prof. H.Aiken memimpin suatu
penelitian mengenai pengembangan dari komputer MODEL I. Pada saat itu,
penggunaan komputer ingin dimaksimalkan, agar bisa digunakan secara bersamaan
dan dapat mengerjakan banyak proses tanpa perlu membuang waktu banyak.
Maka dari itu, muncullah suatu
implementasi program bernama Batch Processing atau yang dalam bahasa Indonesia
dikenal dengan istilah proses beruntun. Proses inilah yang kemudian dapat memanfaatkan
beberapa komputer bisa mengerjakan banyak program dan pekerjaan dalam sekali
waktu.
Kira – kira 10 tahun kemudian,
tepatnya pada era 1950-an, penggunaan dan juga pengembangan dari sebuah sistem
komputer menjadi semakin berkembang dan juga membesar. Pada era ini ditandai
dengan berkembangnya apa yang kita sebut sebagai super komputer. Dengan adanya
penciptaan dan pengembangan dari super komputer ini, maka hal ini mempengaruhi
tuntutan dari perusahaan, dimana sebuah komputer harus bisa melayani dan juga
menjalankan program di beberapa terminal.
Karena adanya tuntutan inilah, maka
diciptakan sebuah sistem yang dikenal dengan nama TSS atau Time Sharing System.
Sistem ini merupakan sistem pertama yang benar – benar mengimplementasikan dan
juga menjadi cikal bakal network atau jaringan yang kita kenal hingga saat ini.
TSS ini merupakan suatu sistem
dimana sebuah komputer dapat melayani beberapa terminal yang dikenal juga
dengan istilah distribusi berdasarkan waktu. Sistem ini memungkinkan satu komputer
bertindak sebagai server atau host, yang dapat diakses dengan menggunaakn
terminal atau workstation, atau client – client yang tersedia dalam waktu
bersamaan.
Perkembangan teknologi memang tidak
ada habisnya. Setelah proses TSS mulai berkembang, maka kira – kira tahun
1970-an mulailah berkembang suatu sistem jaringan komputer yang baru. Sistem
jaringan ini disebut dengan nama proses distribusi atau dalam bahasa Inggris
memiliki nama asli Distribution Processing.
1.
Latar Belakang Pengembangan dari Distribution
Processing
Konsep sistem jaringan komputer ini
dibuat karena beban pekerjaan yang mampu ditanggung oleh sebuah komputer
menjadi lebih banyak, sedangkan komponen dan harga dari sebuah komputer sangat
mahal. Karena itu, suatu data yang terdapat di dalam host ataupun server dibagi
– bagi secara paralel dengan host lainnya.
Kelebihan
dari Distribution Processing
Penggunaan sistem ini memungkinkan
lebih dari 2 host dalam mengerjakan tugasnya, dimana masing – masing host atau
server mampu melayani banyak terminal atau client. Dengan adanya proses ini,
maka sudah pasti kemampuan dari sebuah host ataupun server dalam mengolah data
dan melayani station atau terminal menjadi lebih optimal, karena dapat
menghandle banyak sekali terminal.
2. 1972 +
Terobosan baru: Surat Elektronik dan ARPANET
Selanjutnya pada tahun 1972,
seseorang bernama Roy Tomlison berhasil mengembangkan suatu sistem surat
elektronik, yang kita kenal hingga hari ini sebagai pembawa pesan dengan waktu
yang sangat cepat. Segera setelah email berkembang pesat dan banyak diminati,
Roy membangun suatu jaringan yang diberi nama ARPANET, yang ternyata sangat
mudah untuk digunakan. Dengan demikian, program jaringan ARPANET ini kemudian
mulai meluas dan populer penggunaannya dan mulai dikembangkan lebih lanjut
hingga saat ini.
3. 1973 +
Kelahiran dari internet atau jaringan internasional (International Network)
Setahun berikutnya, yaitu pada tahun
1973, ada dua orang ahli koputer yang mulai mengembangkan dan juga mengusulkan
sebuah jaringan komputer yang sangat luas dan dapat digunakan oleh seluruh
dunia. Vinton Cerf dan juga Bob Kahn adalah kedua orang tersebut, yang membuat
sebuah gagaasan besar, yang sebenarnya menjadi sebuah cikal bakal dari
terciptanya internet atau international network. Saat ini, internet pun sudah
menjelma menjadi jaringan terbesar yang ada di dunia, dan dapat menghubungkan
setiap orang di berbagai belahan dunia.
4. 1980 – an : Standarisasi jaringan
dengan menggunakan TCP/IP
Dengan berkembangnya teknologi
komputer, dan juga maraknya penciptaan komputer baru hingga era 80-an, maka
saat itu kebutuhan akan jaringan antar komputer menjadi semakin banyak dan
diminati. Karena itu, dibuatlah suatu protokol resmi mengeai jaringan internet.
Pada tahun 1982, sebuah protokol dibuat, yang diperi nama TCP (transmission
Control Protocol) atau yang saat ini sering kali kita kenal dengan istilah IP
alias Internet Protocol. Protokol ini memungkinkan banyak komputer dapat saling
terhubung ke dalam sebuah jaringan international yang dapat menghubungkan banyak
user di seluruh dunia.
5. 1984 + :
Pengenalan Domain Name System
Dengan adanya TCP/IP ini, maka
setiap komputer dapat terhubung melalui jaringan internet secara luas dan
mendunia. Pada tahun 1984 diperkenalkan sistem domain. Sistem domain ini
kemudian dapat menyeragamkan alamat – alamat yang berada pada jaringan yang
sama. Domain ini kemudian kit akenal dengan istilah domain name system atau
DNS, dimana dalam satu DNS terdapat beberapa alamt yang berbeda, dan dapat
dikunjungi oleh banyak orang, siapapun itu yang sudah terhubung ke dalam
jaringan internet.
C.
PENGGUNAAN LOCAL AREA NETWORK
Jenis jaringan komputer pertama yang digunakan adalah
LAN. Sebelum internet mulai dicetuskan, terdapat pula suatu koneksi jaringan
komputer yang juga cukup populer dan banyak dikembangkan. SIstem jaringan ini
dikenal dengan istilah Peer to Peer Local Area Network. Koneksi jaringan
komputer peer to peer LAN ini memungkinkan dua komputer bisa saling terhubung
dan juga terkoneksi ke dalam suatu jaringan, tanpa membutuhkan suatu host
ataupun server. Saat ini penggunaan jaringan peer to peer LAN juga masih banyak
digunakan, terutama banyak digunakan untuk kepentingan multiplayer game.
1.
1988 + Internet Relay Chat, Fitur
yang mulai berkembang pesat
Dengan banyakanya perkembangan di
dalam dunia jaringan komputer, termasuk di dalamnya adalah LAN, dan juga
internet, hal ini juga berkembang pesat sesuai dengan kebutuhan penggunanya.
Pada era 1980an, tepatnya 1988, seorang berkebangsaan Finlandia, yaitu Jarkko
Oikaren mengembangkan suatu sistem chatting berbasi jaringan komputer secara
luas dengan menggunakan internet. Sistem ini dinamakan sebagai internet relay
chat (IRC) dimana pada penggunanya sebagai user dapat melakukan chatting dengan
menggunakan jaringan internet.
a. Keunggulan
Internet Relay Chat
Pada saat itu, fitur cat seperti ini
merupakan salah satu terobosan baru, karena pada saat ini fitur berkirim pesan
seperti SMS juga belum populer, atau bahkan mungkin belum ada. Dengan adany
apengembangan aplikasi Chatting tersebut, pada tahun – tahun itu penggunaan
komputer dan juga masuknya komputer ke dalam jaringan bertambah dengan sangat
pesat. Kira – kira, masuknya komputer ke dalam suat jaringan komputer secara
internasional (internet) melonjak hingga 10 kali lipat, meskipun belum memiliki
fitur yang canggih seperti saat ini.
2.
1990-an : Kelahiran WWW atau World Wide Web
Hal ini kemudian menjadi semakin
luar biasa, ketika pada era tahun 1990, seorang bernama Tim Berners Lee mulai
mengembangkan dan juga merancang suatu program penyunting dan juga program yang
dapat melihat isi dari internet, yang kita kenal hingga saat ini dengan nama
www atau world wide web. Pengembangan dari www ini sangat memungkinkan antar komputer
agar dapat melakukan penjelajahan dan memberikan akses bagi sesama komputer
dalam membentuk suatu jaringan.
·
Penggunaan www yang semakin
berkembang pesat
Tidak berhenti sampai saat itu saja,
namun perkembangan sejarah dari sebuah jaringan komputer sudah menjadi lebih
pesat lagi. Penggunaan www dalam jaringan internet, membuat penggunaan komputer
yang saling terhubung antar jaringan menjadi lebih dari 1 juta komputer pada
tahun 1992. Dua tahun kemudian, alamat website yang terdaftar di dalam berbagai
domain yang tersedia di dalam jaringan internet sudah berada pada angka lebih
dari 3000 situs.
·
Fitur – fitur yang berkembang pada
era www
Pada tahun ini pula, anda sudah
mulai bisa berbelanja dengan menggunakan alamat website, yang dikenal dengan
istilah e-retail, yang saat ini berkembang menjadi e-commerce. Tahun ini pula,
Yhoo mulai berdiri, dan muncullah penggunaan netscape navigator sebagai alat
ataupun browser yang dapat digunakan untuk melakukan browsing beberapa situs
dan juga alamat yang terdaftar di dalam jaringan internet.
D.
SEJARAH JARINGAN KOMPUTER KABEL
Apabila kita berbicara mengenai
jaringan komputer, maka sudah pasti kita tidak akan lepas dari hardware apa
saja yang digunakan pertama kali dalam jaringan komputer. Sejak pertama kali
diciptakan, sebuah jaringan yang menghubungkan komputer dengan komputer lainnya
telah menggunakan teknologi kabel. Dengan menggunakan kabel, maka hal ini akan
membuat sebuah komputer bisa saling terhubung ke dalam jaringan.
Pada saat pertama digunakan jenis
kabelnya masih menggunakan jenis kabel tembaga. Namun demikian, era kabel
tembaga saat ini mungkin sudah hampir berakhir, karena saat ini sudah banyak
sekali jaringan yang memungkinkan untuk menggunakan jenis kabel yang
menggunakan serat optik atau dikenal dengan stilah fiber optik. Saat ini
penggunaan fiber optik dan juga penggunaan teknologi wireless sudah merupakan
teknologi standar yang banyak diterapkan oleh para provider yang dapat
menyambungkan komputer anda dengan jaringan internet.
1.
Ethernet Card dalam jaringan
komputer
Pada saat pertama kali terbentuk,
ide mengenai jaringan komputer masih menggunakan teknik sederhana untuk
mengambungkan komputer yang satu dengan yang lainnya sebagai suatu jaringan
komputer. barulah ketika jaringan LAN mulai popluer, dibutuhkan sebuah hardware
yang dapat mendukung konektivtas antar komputer secara lokal dan
terstandarisasi. Perangkat itu adalah perangkat ethernet card.
Ethernet card sendiri berfungsi
untuk mendukung penggunaan jaringan LAN alias Local Area Networ antar komputer,
sehingga dua atau lebih komputer bisa saling terhubung satu sama lain dengan
mudah. Hal ini juga dapat digunakan untuk membantu mendukung konektivitas dari
peer to peer locak are network.
·
Sejarah penggunaan Ethernet Card
Ethernet Card pertama kali
diciptakan dan juga dikembangkan oleh Xerox pada tahun 1976. Baru kemudian pada
tahun 1983, ethernet card kemudian menajdi salah satu protokol standar untuk
membangun suatu jaringan lan dan juga dapat digunakan untuk mengkoneksi komputer
dengan jaringan internet yang lebih luas.
1.
Penggunaan jaringan Internet secara luas
Pada era 80 hingga 90an akhir,
penggunaan internet kemudian semakin meluas. Hal ini tentu saja ditunjukkan
dengan mulai bermunculannya berbagai situs dan juga website, serta mulai
bertambah banyaknya komputer yang terhubung dengan jaringan internet yag luas.
Saat itu, penggunaan jaringan internet bisa digunakan dengan menggunakan
koneksi dial up.
·
Penggunaan Koneksi dial up dalam
jaringan internet
Dial up merupakan suatu kondisi
dimana sebuah komputer dapat terhubung dengan jaringan internet dengan
menggunakan kabel telepon. Penggunaan kabel telepon sebagai penghubung komputer
dengan jaringan internet tentu saja merupakan salah satu terobosan baru, karena
banyak orang pada saat itu sudah memiliki telepon rumah pribadi. Karena itu,
penggunaan internet pun menjadi salah satu hal yang benar – benar meledak dan
juga banyak diminati oleh banyak orang di seluruh dunia.
Dari penggunaan dial up ini,
kemudian munculah istilah modem ADSL. Modem ADSL berfungsi untuk mencegah
terjadinya keakcauan saat melakukan koneksi internet dengan menggunakan dial
up. Ketika menggunakan dial up, fungsi telepon rumah tidak dapat digunakan,
kaena itu, dengan menggunakan modem ADSL, maka meskipun sebuah komputer sedang
terkoneksi dengan dial up, fungsi telepon dan juga fax masih bisa berjalan
dengan baik tanpa ada kendala.
E.
JARINGAN WIRELESS
Sejarah dari jaringan komputer juga
tidak lepas dari adanya perkembangan dari sejarah wireless network. Wireless
network memungkinan dua atau lebih komputer bisa saling terhubung dengan
koneksi norkabel alias tanpa kabel. Wireless menggunakan koneksi yang
memanfaatkan gelombang, dimana dengan adanya teknologi ini, setiap komputer
yang sudah bisa membaca sinyal yang dipancarkan melalui gelombang, bisa saling
terhubung satu sama lain.
a. Sejarah
pengembangan wireless
Wireless Fidelity atau WiFi sendiri
pada awalnya dikembangkan oleh IBM pada tahun 70an dengan menggunakan teknologi
IR alias infra red. Pada awalnya, wireless ini merupakan teknologi yang
dirancang untuk mendukung konektivitas jaringan lokal atau LAN. Namun demikian,
pada saat diuji coba, kekuatan dan juga kecepatan yang dihasilkan oleh
konektivitas Wireless ini tidak memuaskan, sehingga tidak dipasarkan.
Baru kemudian pada tahun 1990
penggunaan WiFi mulai bisa dipasrkan setelah melewati berbagai macam
perkembangan dan inovasi. Hingga saat ini, penggunaan WiFi semain berkembang
untuk saling mengkoneksikan komputer dalam satu jaringan, dan mulai bermunculan
berbagai macam modem WiFi, yang memungkinkan banyak penggunanya terhubung dalam
satu jaringan yang sama tanpa menggunakan kabel di dalam suatu ruangan.
F.
PENGGUNAAN JARINGAN KOMPUTER
Jaringan
komputer pada hakekatnya adalah dua komputer atau lebih yang terhubung satu
dengan yang lainnya. Perangkat yang dihubungkan tidak terbatas pada komputer
saja, melainkan termasuk printer dan perangkat-perangkat kertas yang lain.
Sebagai penghubung, dapat digunakan kabel, misalnya gelombang radio dan sinar
inframerah.
Muali dari sejarah awal terciptanya
jaringan komputer hingga saat ini paling tidak ada 3 jenis jaringan komputer
berdasarkan letak geografisnya. Berikut ini adalah ketiga jenis jaringan
komputer tersebut :
1.
SKALA JARINGAN
Pada
dasarnya ada tiga macam skala jaringan, yaitu :
·
LAN (Local Area Network)
Pada
awalnya jaringan komputer dilakukan pada jaringan yang sangat terbatas yakni
dengan menggunakan dua buah komputer. Kemudian berkembang lebih luas pada
komplek perkantoran, gedung, sekolah yang dikenal dengan Jaringan Lokal atau
Local Area Network (LAN).
·
WAN (Wide Areal Network)
Perkembangan
dan kebutuhan atas informasi dan komunikasi menuntut komputer yang digunakan
dapat berhubungan secara luas sehingga terbentuk Metropolitan Area Network (MAN).
Perkembangan kebutuhan yang lebih luas lagi diperlukan jaringan yang lebih luas
juga sehingga digunakan Wide Area Network (WAN). Jadi, MAN dan WAN merupakan
perpaduan antara LAN yang simultan.
Jaringan
WAN dapat mencapai antarpulau, antarnegara, bahkan antarbenua. WAN biasanya
menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) tertentu
sehingga tidak bisa menggunakan sembarang hardware dan software.
·
Internet
Dari
besarnya skala, internet sebenarnya sama dengan WAN, tetapi WAN bersifat
privat, artinya hanya orang-orang tertentu yang dapat mengaksesnya, misalnya
karyawan suatu perusahaan multinasional. Sebaliknya, Internet bersifat publik
sehingga semua orang dapat mengakses jaringan tersebut.
G.
TOPOLOGI JARINGAN
Topologi
jaringan adalah tata letak atau layout suatu jarigan. Ada beberapa topologi
jaringan yang dikenal, yaitu:
1. Topologi
Mesh
MESH
topologi dibangun dengan memasang link diantara atation-station. Sebuah “fully-connected mesh” adalah
sebauh jaringan dimana setiap terminal terhubung secara langsung ke semua
terminal-terminal yang lain. Biasanya digunakan pada jaringan komputer kecil.
Topologi ini secara teori memungkinkan akan tetapi tidak praktis dan biayanya
cukup tinggi untuk di-implementasikan. Mesh topologi memiliki tingkat
redundancy yang tinggi. Sehingga jika terdapat satu link yang rusak maka suatu
station dapat mencari link yang lainnya.
Pada
topologi mesh, semua node saling terhubung seperti diilustrasikan pada gambar
di bawah. Topologi ini hamper tidak pernah dipakai karena sulit ditangani.
2.
Topologi Bus
Tata
letak topologi bus diperlihatkan pada gambar di bawah, topologi ini menggunakan
kabel BNC dan pada kadua ujungnya harus diberi terminator. Topologi ini
sebenarnya cukup sederhana dan mudah ditangani, namun sekarang telah banyak
ditinggalkan kerena lalu lintas data terlalu padat dan apabila ada satu node
rusak maka keseluruhan jaringan tidak dapat berfungsi.
Topologi
ini memiliki karakteristik sebagai berikut:
§ merupakan satu kabel yang kedua
ujung nya ditutup, dimana sepanjang kabel terdapat node-node
§ umum digunakan karena sederhana
dalam instalasi
§ signal melewati kabel dalam dua arah
dan mungkin terjadi collision
§ problem terbesar pada saat kabel
putus. Jika salah satu segmen kabel putus, maka seluruh jaringan akan terhenti.
3. Topologi
Ring
Topologi Ring setiap node ditata
sehingga membentuk lingkaran.
Topologi ini mempuyai karakteristik
sebagai berikut:
·
lingkaran tertutup yang berisi node-node
·
sederhana dalam layout
·
signal mengalir dalam satu arah, sehingga dapat
menghindarkan terjadinya collision (dua paket data bercampur),
sehingga memungkinkan pergerakan data yang cepat dan collision
detection yang lebih sederhana
·
problem: sama dengan topologi bus
·
biasanya topologi ring tidak dibuat secara fisik
melainkan direalisasikan dengan sebuah consentrator dan
kelihatan seperti topologi star
4. Topologi
Star
Topologi
ini mempunyai karakteristik sebagai berikut:
·
setiap node berkomunikasi langsung dengan central node,
traffic data mengalir dari node ke central node
dan kembali lagi.
·
mudah dikembangkan, karena setiap node hanya memiliki kabel
yang langsung terhubung ke central node
·
keunggulan : jika satu kabel node terputus yang lainnya
tidak terganggu
·
dapat digunakan kabel yang “lower grade”
karena hanya menghandel satu traffic node, biasanya digunakan kabel UTP.
H.
ALAMAT IP
Di
atas telah disebutkan bahwa setiap node yang terdapat pada sebuah jaringan
berbasis protocol TCP/IP haruslah memiliki sebuah alamat IP (IP address) yang
unik. Sama halnya dengan alamat rumah, tidak ada dua rumah yang memiliki alamat
yang persis .
1. Format
Alamat IP
Format
alamat IP adalah angka biner yang panjangnya 32 bit dan terbagi menjadi 4
bagian yang masing-masing panjangnya 8 bit (8 bit sama dengan 1 byte). Setiap
bagian dipasangkan dengan titik. Oleh karena merupakan angka biner naka alamat
IP hanya terdiri dari angka 0 dan 1 saja.
Contoh: 11000000.10101000.00000001.00000001
Fotmat
penulisan biner seperti contoh tersebut kurang disukai karena agak sulit
dibaca. Oleh karena itu format penulisan alamat IP lebih sering diwujudkan
dalam bentuk decimal.
Contoh: 192.168.1.1
Setiap
bagian mampu menampung 255 kemungkinan angka, jadi total alamat Ip yang
tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255 = 4.228.250.625. akan tetapi pada
kenyataanya dalam pengalokasiannya ada batasan-batasan serta kelas-kelas
tertentu, jadi tidak sembarangan salah satu dari 4 miliyar kemungkinan alamat
IP tersebut dapat digunakan begitu saja. Dalam sebuah jaringan, Alamat IP dibagi-bagi
lagi menjadi beberapa kelompok/kelas (Kelas A, B, C, D dan E). Untuk lebih
mengetahui kelas-kelas alamt IP coba kalian cari literature yang membahasnya.
I.
MACAM-MACAM
JARINGAN KOMPUTER
1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
- Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient
dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk
mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server.
- Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat
beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem
jaringan tertentu.
2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
- Jaringan LAN
Merupakan jaringan yang menghubungkan 2
komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1
warnet. LAN merupakan kependekan dari Local
Area Network atau jaringan lokal komputer. LAN biasa digunakan untuk
konektivitas jaringan yang berada di lokasi yang saling berdekatan, dan
terkadang bisa juga jauh. Biasanya jaringan lokal atau LAN ini membutuhkan
server dan juga host. Client atau station yang terhubung dengan jaringan LAN
ini bisa saling berbagai dan juga mengakses data yang berada di dalam server,
selama komputer tersebut bisa terhubung ke dalam jaringan LAN.
·
Keunggulan dari jaringan LAN
LAN
merupakan salah satu solusi bagi instansi yang sangat ingin agar data – data
rahasia tidak mudah bocor, karena server tidak akan bisa diakses apabila
komputer tidak terkoneksi denga jaringan tersebut.
-
Jaringan MAN
MAN merupakan kependekan dari
Metropolitan Area Network. Merupakan jenis jaringan yang mungkin jarang
ditemui, karena jaringan ini biasanya merupakan jaringan dalam satu kota. Saat
ini lebih banyak digunakan WAN dan juga LAN untuk kepentingan jaringan
komputer.
- Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan
PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo,
Telkomsel, dan masih banyak lagi.
3.
Berdasarkan peranan
dan hubungan tiap komputer dalam memproses data
- Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini
terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client.
Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan
diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai
perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer
server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
- Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client
maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun
penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus
sebagai server.
4. Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu
komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel
jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar
komputer jaringan.
- Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa
gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk
menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang
akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
Mengapa
Internet Banyak Digunakan?
Ada beberapa alasan yang mendasari
mengapa banyak orang memilih untuk masuk ke dalam jaringan internet :
·
Kemudahan dalam melakukan akses internet
·
Biaya akses yang cenderung murah
·
Bisa melakukan update informasi terkini
·
Fitur sosial, seperti chatting, email, dan juga sosial media
·
Penggunaan Internet sebagai jaringan e-commerce untuk
berbelanja online
·
Sudah banyak pula provider yang menyediakan layanan jaringan
internet
·
Banyak informasi baru yang bisa kita akses dengan sangat
mudah.
Jaringan Internet memang menawarkan
banyak kemudahan dan juga kenyamanan. Namun demikian, terkadang hal ini malahan
menimbulkan sebuah kecanduan terhadap internet, yang banyak terjadi di dalam
masyarakat dunia. Namun, meskipun begitu, tetap saja internet merupakan salah
satu penemuan terbesar dalam sejarah jaringan komputer, yang tentu saja sangat
bermanfaat bagi seluruh warga dunia.
BAB III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Komunikasi
data adalah pertukaran data antara dua perangkat atau lebih melalui media transmisi
misalnya seperti kabel. Untuk bisa terjadinya data komunikasi, perangkat harus
saling berkomunikasi atau terhubung menjadi sebuah bagian dari sistem
komunikasi.
Sistem komunikasi Offline adalah suatu sistem pengiriman data melalui
fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, tetapi data
yang dikirim tidak langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit).
Sistem Komunikasi Online adalah suatu sistem pengiriman data melalui
fasilitas telekomunikasi dari satu lokasi ke pusat pengolahan data, data yang
dikirim langsung diproses oleh CPU (Central Processing Unit).
Jaringan
komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas beberapa komputer yang didesain
sedemikian rupa sebagaimana tujuan utamanya yakni untuk dapat berbagi sumber
daya (CPU, printer), berkomunikasi (pesan instan, surel), dan dapat mengakses
informasi (situs web). Sementara menurut pembagiannya, jaringan komputer dapat
dibedakan menjadi dua jenis, yakni jaringan terdistribusi dan jaringan
tersentralisasi.
Jaringan terdistribusi adalah
jaringan komputer yang cara kerjanya dilakukan oleh semua perangkat komputer di
dalamnya. Ini berarti tidak ada perbedaan antara server dengan client.
Sedangkan jaringan tersentralisasi adalah jaringan komputer yang cara kerjanya
berbeda baik itu server maupun client. Pemusatan jaringan komputer
tersentralisasi adalah pada komputer server.
B.
SARAN
Saran dari penulis yaitu semoga dengan adanya internet
yang semakin berkembang saat ini, pembaca dapat menggunakan internet
sebagaimana mestinya dengan tujuan positif, agar terciptanya masyarakat yang
turut membantu pembangunan Negara untuk lebih baik lagi .
DAFTAR
PUSTAKA
Aktanotaria Ade .
2016.Pengertian Bentuk Sistem Dan Tujuan.(dia
akses pada tanggal 17 juni 2017 pukul 13:00)
Ono m.Kom._____.sejarah
jaringan komputer.(diakses pada tanggal 18 juni 2017 pukul 13:30).
Ghie, AA. 2012. Komunikasi Data.( Diakses pada 23
Oktober 2014, pukul 09.00 WIB)
Nurjanah, Noenu. 2013. Manfaat
komunikasi data. (Diakses
pada 23 Oktober 2014, pukul 09.00 WIB)
Santoso, Abud. 2013. Media
Komunikasi Data. (Diakses
pada 23 Oktober 2014, pukul 09.00 WIB)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar